MATERI 6 FILSAFAT PENDIDIKAN

MEMAHAMI MANUSIA DAN PENDIDIKAN

Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang dibekali dengan akal dan memilki derajat paling tinggi diantara ciptaan yang lainnya. Jadi manusia dilengkapi dengan akal, pikiran, perasaan dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya didunia.
Sedangkan pendidikan merupakan proses mengubah sikap dan perilaku seseorang atua kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui pengajaran dan pelatihan.  Jadi pendidikan itu sangat penting bagi manusia dalam mencapai tujuan hidupnya menuju yang lebih baik.
 Maka dapat dikaitkan bahwa hubungan manusia dan pendidikan sangat erat karena manusia adalah ciptaan tuhan yang di bekali akal dan pikiran sehingga manusia  membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan tugas hidupnya sendiri  tidak dengan bantuan  orang lain.

1. Hakikat Manusia 
Ilmu yang mempelajari tentang hakikat manusia disebut Antropologi filsafat. Dalam hal ini, Ada empat aliran yang dibahas. Pertama, serba zat. Aliran ini mengatakan yang sungguh-sungguh ada itu hanya zat atau materi. Alam ini adalah Zat atau materi dan manusia adalah unsur dari alam. Maka Manusia adalah zat atau materi (Muahammad Noor Syam,1991).

Manusia adalah subjek pendidikan, sekaligus juga sebagai objek pendidikan. Manusia dewasa yang berkebudayaan adalah subjek pendidikan dalam arti yang bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan.  Mereka berkewajiban secara moral atas perkembangan pribadi anak-anak mereka generasi penerus. Manusia dewasa yang berkebudayaan maksudnya yang memilki profesi keguruan(pendidikan)  bertanggung jawab formal untuk melaksanakan misi pendidikan sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai yang dikehendaki masyarakat bangsa. Menurut buku Syam Noor Muhammad. (1986). Filsafat Kependidikan dan Dasar Filsafat Kependidikan Pancasila. Surabaya-Indonesia:Usaha Nasional


 Jadi dapat disimpulkan manusia adalah zat atau materi yang memiliki unsur alam sehingga manusia dapat berinteraksi dengan sesamanya  dalam rangka mengembangkan tugas hidupnya dalam meyakini tuhan sebagai pencipta. 

2. Hakikat Pendidikan
Undang-Undang, Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dijelaskan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki potensi spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecedasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Jadi dapat disimpulkan bahwa pendidikan adalah suatu usaha yang terencana untuk mewujudkan proses belajar secara aktif dapat mengembangkan potensi diri, baik pada segi agama, kepribadian, akhlak dan kecerdasan sehingga dapat mencapai kehidpuan yang lebih baik dan maju.

3. Tugas dan fungsi manusia
Menurut Muin Salim Penciptaan manusia di muka bumi sekurang-kurangnya mengemban tiga tugas pokok yaitu:
1. Manusia sebagai Abid
Yang berarti manusia ditugaskan untuk beribadah, menyembah, dan menyabdi kepada Allah Swt. Jadi kedudukan manusia dibumi adalah sebagai penyembahdan  pengabdi

2. Manusia sebagai pemimpin formal
Istilah pemimpin formal adalah salah satu makna" khalifah" dalam Alquran. jadi khalifah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh umat islam sedunia untuk menegakkan syariat islam dan mengemban dakwah islam ke seluruh dunia.

3. Manusia sebagi pembangun
Salah satu kelebihan manusia atas makluk-makluk Allah swt lainnya adalah bahwa manusia itu diberi kelebihan berupa akal, hati dan nafs. ketiga komponen kelibahan ini memberi kemampuan atau daya kepada manusia dan mengetahui hal-hal yang ada disekitarnya, baik yang dapat dicapai oleh inderanya maupun yang tidak dapat dicapai dengan indranya.

Dengan kemampuan tersebut, manusia mampu menciptakan budaya dan peradaban , dan dengan peradaban itu, manusia membina taraf kehidupannya kearah lebih maju, sehingga dengan hal tersebut manusia dapat mengubah kehidupannya kearah yang lebih baik, lebih sejahtera dan lebih makmur.


Jadi dapat disimpulkan bahwa tugas dan fungsi manusia di dunia adalah sebagai abid, pemimpin dan pembangun sehingga dengan Tugas-tugas tersebut manusia dapat menjalankan hidupnya sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah di perintahkan oleh tuhan, sehingga dengan melaksanakan perintah tersebut manusia dapat mencapai hidup yang sejahterah dan makmur.


Sumber :

  • https://www.google.com/url?sa=web&rct=j&url=http://journal.uin-alauddin.ac.id
  • Hakikat manusia dan pendidikan-Repository UT PDF Repository.ut. ac. id>MKDK4001-M1
  • Jalaludin. (2011). Filsafat Pendidikan. Jakarta:PT RAJAGRAFINDO PERSADA
  • Ramayulis. (2015). Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta:Kalam Mulia
  • Syam Noor Muhammad. (1986). Filsafat Pendidikan dan Dasar Filsafat Kependidikan Pancasila. Surabay-imdonesia:Usaha nasional





merdaanggraini.blogspot.com
STKIP ADZKIA PADANG

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMBELAJARAN KOMPUTER AUD

MATERI 15 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD