MATERI 10-11 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

PERENCANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK  USIA DINI


A. Visi – Misi Tujuan 
Visi kuikulum yaitu terlaksananya pendidikan yang bersifat wawasan dan dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga dapat menjadi acuan untuk siswa dan guru dalam mencapai pendidikan yang madani seperti yang di jabarkan UU DIKNAS NO 20 Tahun 2003 yaitu bertujuan untuk mengembangkan potensi bakat anak didik agar menjadi peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, bertaqwa kepada tuhan yang maha Esa.

Misi yaitu menjadikan kurikulum yang pembelajarannya berkopetensi serta karakter siswa yang berisikan perpaduan keterampilan dan sikap yang dapat didemontrasikan didepan kelas mengacu pada UU No 20  2003 yang menyatakan kurikulum itu sendiri haruslah bertujuan untuk kelangsungan Pendidikan Nasional yang mengarahkan siswa dapat menerapkan ilmunya pada masa yang akan datang.

B. Analisis Siswa Tentang Pengetahuan Sikap 
Analisis dilakukan untuk pencapaian pengetahuan merupakan bagian dari nilai pendidikan. Tentang standar penilaian pendidikan merupakan proses pendidikan pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian kompetensi diri, sikap, mental, atau spiritualas, untuk mendapatkan nilai-nilai yang autentik serta nilai pribadi dan penilaian porto polio ataupun tujuan itu dilakuakn untuk menganalisis, mensetensis dan mengevaluasi (Anderson 2011).

C. Desain Struktur Kurikulum
Menurut Saylor mengajukan delapan prinsip sebagai acuan dalam mendesain kurikulum. Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut :
  • Desain kurikulum harus memudahkan dan mendorong seleksi serta pengembangan semua jenis pengalaman belajar yang esensial bagi pencapaian prestasi belajar,sesuai hasil yang diharapkan.
  • Desain membuat bebagai pengalaman belajar yang bermakna dalam rangka merealisasikan tujuan-tujuan pendidikan,khususnya bagi kelompok siswa ang belajar dengan bimbingan guru.
  • Desain harus memungkinkan dan menyediakan peluang bagi guru untuk menggunakan prinsip-prinsip belajar dalam memilih,membimbing dan mengembangkan berbagai kegiatan belajar di sekolah.
  • Desain harus memungkinkan guru untuk menyesuaikan pengalaman dengan kebutuhan kapasitas,dan tingkat kematangan siswa
  • Desain harus mendorong guru mempertimbangkan berbagai pengaaman dari belajar anak yang diperoleh diluar sekolah dan mengkaitkannya dengan kegitan belajar disekolah.
  • Desain harus menyediakan pengalaman belajar yang berkesinambungan ,agar kegiatan belajar siswa berkembang sejalan dengan perkembangan terdahulu dan terus berlanjut pada pengalaman berikutnya
  • Kurikulum harus didesain agar dapat membantu siswa mengembangkan watak,kepribadian,pengalaman,dan nilai-nilai demokrasi yang menjiwai kultur
  • Desain kurikulum harus realistis,layak,dan dapat diterima. Desain kurikulum dapat didefinisikan sebagai rencana atau susunan dari unsur-unsur yang terdiri atas tujuan,isi ,pengalaman belajar,dan evaluasi.Salah satu karakteristik penting kurikulum adalah konseptualisasi dan organisasi berbagai bagian dari kurikulum tersebut.Dalam organisasi  kurikulum,desain kurikulum berhubungan dengan oganisasi hirizontal dan vertikal.Organisasi horizontal sering disebut sebagai cakupan atau integrasi horizantal yang berhubungan.




SUMBER


Hamalik Oemar. 2013. Dasar Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA
Amirudin. 2016.  Perencanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Parama Ilmu
Mulyasa. 2010. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA
Sanjaya Wina. 2011. Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana
www. Widya sari press com.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMBELAJARAN KOMPUTER AUD

MATERI 15 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD