Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

MATERI 15 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

DESAIN EVALUASI KURIKULUM A. Komponen Evaluasi Evaluasi merupakan komponen untuk melihat efektifitas pencapaian tujuan dan sebagai alat untuk melihat keberhasilan.   Tujuan evaluasi yang komprehensif dapat ditinjau dari tiga dimensi, yakni dimensi l (formatif-sumatif), dimensi ll ( proses-produk), dan dimensi lll ( operasi keseluruhan proses kurikulum atau hasil belajar siswa). a.   Dimensi l Formatif Sumatif b. Dimensi ll Proses Prodek c. Dimensi lll Operasi Hasil belajar siswa  B. Teknik Evaluasi a. Teknik Tes Ada beberapa rumusan tentang tes, yaitu antara lain: 1). Tes adalah suatu alat atau prosedur yang sistematis dan objektif untuk memperoleh data atau keterangan yang diinginkan tentang seseorang orang dengan cara yang tepat dan cepat (Amir Daien, 1998). 2). Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, kecerdasan, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh in...

MATERI 14 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 1 . Perencanaan mingguan Perencanaan mingguan (RKM) merupakan penjabaran dari perencanaan semester yang berisi kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai indikator telah direncanakan dalam satu minggu sesuai dengan keluasan pembahasan tema dan sub tema. Perencanaan mingguan dapat disusun dalam modul pembelajaran kelompok, area, sudut, maupun sentra. Komponen RKM untuk semua model pembelajaran tersebut sama, yaitu tema dan subtema, alokasi waktu, aspek pengembangan, serta kegiatan per aspek pengembangan. Untuk langkah-langkah pengembangan RKM antara lain : menjabar tema dan merinci subtema : membuat matrik hubungan antara tema, sub tema dengan kegiatan : dan menjabarkan indikator menjadi kegiatan-kegiatan. 2.  Perencanaan harian Perencanaan harian (RKH) merupakan penjabaran dari RKM yang berisi kegiatan-kegiatan pembelajaran, mulai dari kegiatan pembukaan, kegiatan inti, istirahat/makan, sampai kegiatan penutup. RKH d...

MATERI 13 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI A.  PROGRAM TAHUNAN Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, yang dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. Program ini perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun ajaran, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya, yakni program pengembangan program – program berikutnya, yakni program semester, program mingguan dan program harian atau program pembelajaran setiap kompetensi dasar. Sumber-sumber yang dapat dijadikan bahan pengembangan program tahunan antara lain : Daftar kompetensi standar   sebagai konsekuensi nasional, yang dikembangkan dalam silabus setiap mata pelajaran yang akan dikembangkan Ruang lingkup dan urutan kompetensi. Untuk mencapai tujuan pembelajaran diperlukan materi pembelajaran. Materi pembelajaran tersebut disusun dalam topik / tema dan sub topic / sub tema , yang mengandung ide-ide pokok sesuai ...

MATERI 12 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN KURIKULUM 1. Need Assesment  a.  Need Asesment berkenaan dengan apa-apa yang dibutuhkan dalam pengembangan desain kurikulum. Kajian pendekatan yang berbeda terhadap penilaian kebutuhan ini, akan mengarahkan pada bagaimana menyiapkan, manyusun dan menggunakan informasi yang terbaik, dimana konteks pengembangan kurikulum secara spesifik dapat memenuhi kebutuhan individual dan kebutuhan lembaga itu sendiri. Teknik-teknik yang efektif dalam mengembangkan tujuan umum dan tujuan khusus dapat di susun selama fase analisis kebutuhan itu sendiri.  b.  Perlunya Need Assesment dalam pengembangan kurikulum Need Assesment juga digunakan untuk mengidentifikasi gap  atau ketidaksesuaian antara performansi siswa yang diinginkan dengan performansi siswa yang nyata. Dalam sistem persekolahan need assesment diperlukan untuk menemukan kekurangan-kekurangan kurikulum yang menyangkut misalnya kerja sama komunitas sekolah dan pemahaman terh...

MATERI 10-11 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

PERENCANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK  USIA DINI A. Visi – Misi Tujuan  Visi kuikulum yaitu terlaksananya pendidikan yang bersifat wawasan dan dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga dapat menjadi acuan untuk siswa dan guru dalam mencapai pendidikan yang madani seperti yang di jabarkan UU DIKNAS NO 20 Tahun 2003 yaitu bertujuan untuk mengembangkan potensi bakat anak didik agar menjadi peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, bertaqwa kepada tuhan yang maha Esa. Misi yaitu menjadikan kurikulum yang pembelajarannya berkopetensi serta karakter siswa yang berisikan perpaduan keterampilan dan sikap yang dapat didemontrasikan didepan kelas mengacu pada UU No 20  2003 yang menyatakan kurikulum itu sendiri haruslah bertujuan untuk kelangsungan Pendidikan Nasional yang mengarahkan siswa dapat menerapkan ilmunya pada masa yang akan datang. B. Analisis Siswa Tentang Pengetahuan Sikap  Analisis dilakukan untuk pencapaian pengetahuan merupakan bagian da...

MATERI 8 KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAUD

HAKIKAT PERENCANAAN PEMBELAJARAN A. KONSEP PERENCANAAN PEMBELAJARAN Perencanaan berasal dari kata rencana yaitu pengambilan keputusan tentang apa yang harus dilakuk an untuk mencapai tujuan. Dengan demikian, proses suatu perencanaan harus dimulai dari penetapan tujuan yang akan dicapai melalui analisis kebutuhan serta dokumen yang lengkap, kemudian mentapkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Ely (1979), mengatakan bahwa perencanaan itu pada dasarnya adalah suatu proses dan cara berfikir yang dapat membantu menciptakan hasil yang diharapkan.  Pembelajaran dapat di artikan sebagai proses lerja sama antara guru dan siswa dalam memanfaatkan segala potensi dan sumber yang ada baik potensi yang bersumber dari dalam diri siswa itu sendiri seperti minat, bakat dan kemampuan dasar yang dimiliki termasuk gaya belajar maupun potensi yang ada di luar diri siswa seperti lingkungan, sarana dan sumber belajar sebagai upaya untuk mencapai tujuan belajar t...

MATERI 15 FILSAFAT PENDIDIKAN

DIALOG ANTAR ALIRAN ATAS PROBLEMA dan DILEMATIKA KEHIDUPAN MULTIDIMENSIONAL UNTUK PENGEMBANGAN  TEORI dan PRAKTEK PENDIDIKAN DI INDONESIA dan DUNIA A.  Tinjauan problema dan dilematika pendidikan  Pengalaman diantara pengajar dalam proses pembelajaran menunjukkan bahwa ada beberapa sekolah model pengajarannya mengkondisikan muridnya disibukkan oleh kegiatan-kegiatan yang kurang perlu seperti mencatat bahan pelajaran yang sudah ada dalam buku, menceritakan hal-hal yang tidak perlu dan sebagainya.  Sering pula ditemukan waktu kontak antara guru dengan murid tidak dimanfaatkan secara baik, guru lebih suka memaksakan kehendaknya dalam belajar muridnya sesuai keinginannya dan ada juga guru untuk memudahkan kerjanya meminta salah seorang muridnya untuk mencatat dipapan tulis kemudian murid lainnya mencatat apa yang dicata dipapan tulis dan kegiatan-kegiatan lainnya yang kurang dan sebagainya. Dilihat dari segi pemanfaatan sumber daya, sering kali sarana dan ...

MATERI 14 FILSAFAT PENDIDIKAN

INTELEKTUALISME DAN SPRITUALISME A.  Intelektualisme dan Spritualisme Pendidikan 1.  Intelektualisme Pendidikan Intelektualisme lahir dari ungkapan-ungkapan konservatisme politik yang di dasarkan pada sistem-sistem pemikiran falsafah yang pada dasarnya otoritarian. Pada dasarnya, konservatisme filosofis ingin mengubah praktek-praktek politik yang ada (termasuk praktek-praktek pendidikan), demi menyesuaikan secara lebih sempurna dengan cita-cita intelektual yang sudah mapan. Intelektualisme pendidikan memiliki tujuan untuk mengenali, melestarikan dan meneruskan kebenaran. 2. Spritualisme Pendidikan Pendidikan bukan sekedar memicu kecerdasan otak, tetapi sekaligus juga kecerdasan spritual bagi tumbuhnya kearifan sosial. Kehidupan spritual pada ilmu pengetahuan menumbuhkan kearifan sosial dilingkupi dengan 3 dimensi intelegensi dan intelegensi emosional, rasional dan spritual dikenal 3 jiwa dalam filsafat islam tradisional yaitu itu nafs hayawaniayyah, nathiqah ...

MATERI FILSAFAT PENDIDIKAN 13

MENGINDENTIFIKASI DAN MENGANALISI PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI MENTAL Di dunia pendidikan, revolusi mental ditekankan pada pembentukan karakter serta pengembangan kepribadian yang dapat membentuk jati diri bangsa. Maka tidaklah berlebihan bila kita menyebut guru adalah kunci revolusi mental. A. Pengertian revolusi mental Kata mental atau istilah panjangnya mentalitas adalah sebuah cara berpikir atau konsep pemikiran manusia untuk dapat belajar dan merespons suatu hal. Mental merupakan kata lain dari pikiran. Sehingga, mentalitas dapat dikatakan sebagai cara berpikir tentang suatu hal. Cara seseorang berpikir ini dipengaruhi oleh pengalaman, hasil belajar, dan atau lingkungan juga dapat mempegaruhi pola piker tersebut. Dari makna – makna kata di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa pengertian revolusi mental adalah perubahan cara berpikir dalam waktu singkat untuk merespon, bertindak dan bekerja. Revolusi mental adalah suatu gerakan yang menggembleng manusia agar ...